Tumbuhan Langka di Indonesia dan Upaya Pelestariannya

Sejumlah kantong semar (Nepenthes clipeata) tumbuh subur di hutan alam Semenanjung Kampar, Provinsi Riau, Minggu (20/12/2020). Pemerintah Indonesia kini berupaya untuk melestarikan kantong semar sebagai flora endemik yang dilindungi sebab terancam punah akibat kegiatan perambahan.
Indonesia kondang dengan negara yang mempunyai keanekaragaman hayati. Tanah yang subur mendapat dukungan dengan keadaan agroklimat yang menguntungkan, membuat banyak tanaman tumbuh di negara ini.

Berdasarkan penjelasan di jurnal Buana Sains 10(2), Indonesia mempunyai 10% dari spesies bunga di dunia. Jumlah tersebut tentu saja bukan angka yang sedikit.

Bukan hanya bunga, Indonesia juga mempunyai ragam style tumbuhan yang hidup di berbagai wilayah. Beberapa tanaman yang tumbuh di Nusantara lebih-lebih disebut sebagai tumbuhan langka sebab populasinya yang sedikit.

Oleh sebab itu, tanaman langka jadi flora prioritas yang dilindungi. Keberadaannya dijaga dan diawasi oleh pihak terkait. Habitatnya pun jadi perhatian khusus, agar tanaman-tanaman tersebut tetap lestari.

Tumbuhan Langka Di Indonesia
Mengutip dari buku “Tumbuhan Langka Indonesia: 50 Jenis Tumbuhan Terancam Punah” yang di terbitkan oleh LIPI Press, ada lebih dari satu umpama tumbuhan langka di Indonesia. Berikut ini penjelasannya.

1. Pinang Hutan
Pinang kipas tumbuh dengan tinggi menggapai 17 mtr. dan diameter batang 10 hingga 12 cm. batangnya berwarna cokelat sedang warna daunnya beragam menjadi dari hijau tua hingga gelap kehitaman.

Tanaman ini dapat dijumpai di Sulawesi. Jumlahnya amat terbatas, di tempat asalnya populasinya lebih-lebih tidak cukup dari 10 pohon. Eksploitasi untuk dijadikan tanaman hias, tanpa usaha penanaman ulang jadi pemicu kelangkaan pinang hutan.

2. Palem Kipas
Tanaman ini kebanyakan digunakan sebagai tanaman hias di perkarangan rumah atau taman kota. Palem kipas mempunyai wujud yang indah. Tanaman hias ini lumayan susah untuk dibudidayakan agar populasinya sedikit. Selain itu, pembalakan liar di tempat Kalimantan juga jadi pemicu kelangkaan style tanaman hias ini.

3. Pakis Hanoman
Tumbuhan paku ini ternyata masuk dalam grup tanaman langka. Faktor penyebab kelangkaan yakni perubahan fungsi habitat yang membuat anakan dari tanaman bernama latin Cibotium baromentz ini jadi mati. Jika anakan tidak ada yang hidup, maka populasinya dapat makin lama menurun dari kala ke waktu.

4. Kantong Semar
Ada banyak spesies dari kantong semar yang terancam punah. Tanaman ini banyak yang memburu tetapi produktifitasnya rendah. Sehingga populasinya di alam amat sedikit. https://lembagaantidopingindonesia.org/ Meskipun udah banyak orang yang dapat membudidayakan tanaman ini, tetapi jumlahnya pun tetap sedikit dan di pasaran harganya juga lumayan mahal.

5. Beberapa Spesies Bunga Anggrek
Beberapa style bunga anggrek di Indonesia ternyata masuk dalam grup tanaman langka. Spesies tersebut pada lain Goodyera pusilla, Goodyera reticulata, Goodyera viridiflora, Phalaenopsis cornu-cervi, Phalaenopsis fimbriata, dan Vrydagzynea albida.

Tumbuhan tersebut jadi langka sebab populasinya sedikit dan berkembang biak amat lama. Selain itu, keadaan alam yang makin lama rusak membuat tanaman ini susah untuk berkembang.

6. Keruing
Keruing merupakan tanaman langka yang dilindungi di Indonesia. Status genting yang dimilikinya, membuat tanaman ini kudu dijaga dengan baik. Keruing merupakan style kayu komersil yang udah sejak lama dieksploitasi.

Hal yang membuat populasinya sedikit yakni ekploitasi berlebihan dan alih fungsi habitat. Tanaman ini juga mempunyai daur hidup dan sistem reproduksi yang rumit.

Sebagai usaha untuk menghambat kepunahan, kala ini keruing hanya ada di tempat konservasi. Tempat tersebut lokasinya lumayan susah dijangkau. Hal tersebut mempunyai tujuan untuk meminimalisir terjadinya ekploitasi.