Syarat Impor Barang Makin Longgar, Pengusaha Girang

Ketua Awam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani menyambut bagus keputusan pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 perihal pelonggaran persyaratan barang impor.

Penerbitan Permendag 8/2024 hal yang demikian ditujukan untuk menuntaskan sejumlah masalah yang timbul akibat pemberlakuan Permendag 36/2023 juncto (jo) 3/2024 jo 7/2024 yang mengerjakan pengetatan impor dan penambahan persyaratan perijinan impor berupa undang-undang teknis (pertek).

Shinta meyakini, Permendag 8 Tahun 2024 cakap menuntaskan sejumlah kendala perijinan impor yang mengakibatkan penumpukan kontainer di pelabuhan. Menyusul, adanya relaksasi atas tujuh kategori barang atau komoditi bahan baku impor atau penolong industri.

Tak Disalahgunakan
Shinta berkeinginan terbitnya Permendag 8 2024 yang memberikan sejumlah relaksasi ini tak disalahgunakan oleh mahjong ways 3 pelaku importir ilegal. Mengingat, banyak pelaku usaha dalam negeri yang terdampak buruk atas peredaran beragam barang impor ilegal.

\\\”Apindo secara simultan akan mempelajari Permendag ini, lebih-lebih yang berakibat pada sektor tertentu seperti TPT yang selama ini tertekan oleh impor ilegal. Mungkin perlu dikeluarkan undang-undang khusus berhubungan import untuk sektor TPT,\\\” ujar Shinta.

Apindo siap berprofesi sama dengan pemerintah untuk menyosialisasikan Permendag 8 Tahun 2024 terhadap pelaku usaha yang mengalami kesusahan impornya, memonitor proses undang-undang baru, meminimalisir hambatan lain terhadap bahan baku/penolong dan barang modal yang diperlukan pelaku usaha. Sosialisasi ini termasuk ditujukan terhadap seluruh stakeholder berhubungan proses perijinan impor dari hulu ke hilir.

\\\”Dunia usaha juga berprofesi sama dengan Pemerintah untuk meminimalisir penyalahgunaan undang-undang impor, lebih-lebih impor produk komersial/produk yang diperdagangkan secara bebas di dalam negeri,\\\” imbuh Pengusaha itu.

Selanjutnya

Diketahui, pemerintah lewat Kementerian Perdagangan menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) 8 Tahun 2024 yang efektif berlaku per 17 Mei 2024.

Permendag 8 Tahun 2024 ini yakni revisi atas Permendag 36/2023 juncto (jo) 3/2024 jo 7/2024 per tanggal 10 Maret 2024 yang dilakukan pengetatan impor dan penambahan persyaratan perizinan impor berupa pertimbangan teknis (pertek).

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Budi Santoso menyatakan dua undang-undang utama penyesuaian dari Permendag 8 Tahun 2024. Pertama, terdapat tujuh kategori barang atau komoditi impor yang sekarang tak membutuhkan lagi pertimbangan teknis (pertek) dari Kementerian Perindustrian.

Dalam pengontrolan impor lewat perubahan permendag Nomor 8 Tahun 2024 dengan tak mempersyaratkan pertek lagi dalam pengurusan perizinan impornya,\\\” kata Budi dalam acara konferensi pers Permendag 8 2024 di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Pekan (19/5).