macan tutul jawa

Daftar Hewan Khas Jawa yang Terancam Punah, dari Owa-Elang

Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar yang mempunyai begitu banyak ragam model flora dan fauna yang hidup di alam liar. Dengan kekayaan yang dimiliki tersebut, diinginkan sehingga penduduk Indonesia ikut membantu menjaga dan melestarikan keberadaan flora dan fauna yang ada.

PBB telah menentukan tanggal 3 Maret sebagai Hari Satwa Liar Sedunia (World Wildlife Day). Di hari selanjutnya penduduk di semua dunia diajak untuk mensyukuri keanekaragaman model satwa dan puspa liar untuk meningkatkan kesadaran perihal efek positif konservasi dan demi melawan kejahatan terhadap flora dan fauna.

Sayangnya, pas ini tersedia banyak hewan atau fauna yang keberadaannya merasa terancam punah. Berikut ini daftar hewan endemik khas Jawa yang terancam punah.

1. Macan Tutul Jawa

Macan Tutul atau Macan Kumbang merupakan hewan khas Pulau Jawa yang hampir punah. Salah satu penyebab berasal dari punahnya hewan ini sebab berkurangnya habitat alami atau hutan di tempat Jawa. Bahkan diperkirakan terhadap tahun 2008 jumlah Macan Tutul yang tercatat di Kawasan Konservasi semua Pulau Jawa cuma sebanyak 350-700 ekor saja.

2. Badak Jawa

Badak Jawa merupakan model satwa langka yang masuk ke di dalam 25 spesies prioritas utama konservasi Pemerintah Indonesia. Dikutip berasal dari ppid.menlhk.go.id populasi badak jawa yang tercatat terhadap tahun 2019 cuma sebanyak 68 individu saja.

Baca juga:

20 Fakta Menarik Dunia Binatang, Salah Satunya Hewan Pertama yang ke Luar Angkasa

Beberapa Fakta Menarik Sugar Glider

3. Banteng Jawa

Banteng Jawa merupakan model spesies tersendiri yang berbeda bersama banteng Kalimantan dan terpisah secara genetik bersama sapi peliharaan. Dikutip berasal dari laman ppid.menlhk.go.id, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Wiratno menyatakan bahwa pas ini populasi Banteng Jawa yang tersisa di alam liar diperkirakan cuma tersisa tidak cukup berasal dari 5.000 ekor.

4. Owa Jawa

Owa Jawa merupakan model fauna yang mempunyai suara yang amat nyaring bahkan suaranya dapat terdengar sampai sejauh 1 km. Dilansir berasal dari laman ppid.menlhk.go.id jumlah Owa Jawa yang hidup sampai pas ini diperkirakan jumlahnya tidak lebih berasal dari 4.000 ekor. Bahkan tempat sebaran Owa Jawa terhitung tambah sempit dan cuma terbatas terhadap kantong-kantong hutan hujan tropis yang terdapat di Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah.

5. Elang Jawa

Elang Jawa atau merupakan burung endemic khas Jawa. Elang Jawa mempunyai ciri khas berwujud jambul yang berjumlah dua sampai empat helai bersama panjang lebih kurang 12 cm. Menurut knowledge yang dimiliki oleh Taman Safari Indonesia tahun 2018, jumlah Elang Jawa tidak lebih berasal dari 200 pasang. Populasi ini terbilang memadai kecil bahkan di bawah batas aman dan dapat mengancam kelestarian hidupnya.

6. Surili

Surili merupakan model satwa khas Jawa Barat yang mempunyai habitat terhadap 3 model ekosistem yakni dataran rendah, hutan sub pegunungan, dan hutan pegunungan. Surili mempunyai ukuran tubuh yang tengah sampai besar, mempunyai bulu abu-abu diseluruh tubuhnya tetapi dibagian dadanya berwarna putih. Surili merupakan salah satu model satwa yang hampir punah sebab berkurangnya habitat tempat hidupnya akibat maraknya penebangan hutan liar.

7. Kancil

Pelanduk Jawa atau yang biasa disebut bersama Kancil merupakan hewan khas Pulau Jawa. Hewan ini kebanyakan berukuran kecil bersama mempunyai bulu berwarna coklat kemerahan dan berwarna putih terhadap bagian bawah tubuhnya. Kancil atau Pelanduk Jaw aini terhitung merupakan hewan yang dilindungi sebab populasinya hampir punah.

8. Kukang Jawa

Kukang Jawa mempunyai sebaran yang terbatas di Pulau Jawa seperti terhadap Kawasan Taman Nasional, Cagar Alam, dan Suaka Marga Satwa. Dilansir berasal dari laman kukangku.id populasi Kukang Jawa tercatat amat rendah dan terindikasi mengalami penurunan populasi lebih berasal dari 80% berasal dari luas sebarannya. Kukang Jawa merupakan satwa yang dapat ditemukan di hutan sekunder, perkebunan, dan di di dalam hutan primer.

9. Landak Jawa

Hewan yang tubuhnya diselimuti rambut halus dan duri yang tidak tipis ini terhitung merupakan model satwa yang dilindungi dan hampir punah seperti yang tercantum di dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM1/6/2018 perihal Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi. Bahkan beraneka upaya telah ditunaikan untuk meningkatkan populasi Landak Jawa ini seperti dilakukannya pelepasan Landak Jawa oleh Balai KSDA Jogja terhadap Agustus 2022 lalu.

10. Lutung Jawa

Lutung Jawa merupakan salah satu model primata endemik Indonesia yang masuk kedalam kategori satwa yang dilindungi Negara berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor: 733/Kpts-11/1999 perihal penetapan Lutung Jawa sebagai satwa yang dilindungi.